Romansa Netizen Dibalik Stori Whatsapp

Oleh: M Sonny Saifurridzal

Sampai hari ini, siapa yang tidak kenal WhatsApps? Aplikasi mengandalkan lebih dari 214MB ini sudah sering kita dipati terpasang di smartphone sahabat-sahabati kita, bahkan hampir semua menginstalnya. Aplikasi yang dibuat oleh orang hebat yang bernama Jou Koum asal Rusia pada 2009 ini awalnya aplikasi yang dapat digunakan di iPhone namun melalui ramainya pengguna dan lebih banyak pengguna media sosial untuk aplikasi yang dapat di luncurkan untuk Android, blackbarry dll. Tercatat dari lansiran Wikipedia terakhir kali ini lebih dari 3,8 juta pengguna media sosial Indonesia menjadi pengguna aktif, mulai dari gololngan Tua, muda bahkan juga ABG (anak baru gede) dibagikan langsung kelas 6 SD keatas ini telah tersedia. Tentu ini angka dan laporan pengguna yang cukup banyak.

Namun, pembahasan kali ini yang ingin saya ulas terkait aplikasi berjuta pengguna ini adalah lebih lanjut tentang fitur Cerita Whatsapp yang mungkin akhir-akhir ini fitur dalam bahasa sehari-hari kita menggunakan romansa yang beragam dipara penggunanya. Jadi selain Chat, tlfon dan kirim gambar dsb, pada tahun 2017 dua tahun yang lalu Whatsapp telah menambah fitur di dalamnya, yaitu “story WhatApss” sebagai bagian fitur tambahan untuk mempublikasikan sesusatu yang kemudian dapat diakses informasinya untuk orang banyak. Saya rasa media sosial yang akan menimbulkan banyak efek, apakah itu efek negatif atau positif, dan kali ini ada beberapa spekulasi dari apa yang sering ditemui atau bahan kita sendiri sebagai pengguna melaukannya didunia per-storyan WhatApps sehari hari, haha

Beberapa spesifikasi tentang kegunaan dan romansa di Cerita WhatsApps

Cerita WhatsApps sebagai alat informasi

Bagi kita pasangan siswa dibalik kegiatan yang padat dan kejadian-kejadian dikeseharian, di agenda-agenda, yang sedang dilakukan atau akan dilaksanakan dan apa aja Hal-hal apa saja yang perlu dilakukan di infotmasikan tentukan cerita WhatsApps di sini saat kita menggunakan alat bantu bagi orang banyak. Dalam artian, apa yang kita bagikan pada cerita Whatsapp ini ada di sana terjadi komunikasi dengan orang banyak yang dengan satu kali berbagi banyak orang melihat informasi itu.

Story WhatApps sebagai alat klarifikasi

Pada kehidupan kita sehari-hari – banyak peristiwa berbeda yag terjadi, entah itu masalah, kecelakaan, dan bahkan problematika hidup pribadi dengan pribadi lain yang perlu di jelaskan kronologinya, lagi-lagi di sini, ada hubungan dengan orang banyak dan masyarakat perlu tau kejelasannya lagi -Lagi stroy Whatsapp sesekali menjadi alat untuk menjelaskan suatu kronolgi atau klarifikasi apa yang harus kita lakukan agar masyarakat tau dan tidak salam paham terkait kejadian itu.

Cerita WhatsApps sebagai lahan berjual

Sebagai pelajar yang mandiri dan belajar lagi setelah belajar ini akan membantah hidup yang sebenarnya, belajar belajar menghidupi diri sendiri tanpa kesulitan bagi orang tua itu perlu. Dan lagi lagi Story WhatsApp menjadi sarana alat bantú yang fungsinya sangat besar untuk berjualan. Dengan mempublikasikan apa yang sedang kita jual, banyak orang yang dikontak kita dapat mengetahui apa yang kita jual dan dapat langsung menghungi hanya dengan membalas pesan. Sangat produktif.

WhatApps sebagai media kampanye.

Desember kemarin adalah studio kasus saat ini sedang diadakan pemilwa (pemilihan wakil mahasiswa) yang membahas berlomba-lomba untuk mempubikasikan calon kita adalah cara terampuh untuk memenangkan kontestasi. Lagi dan lagi Story Whatsapp adalah sektor yang paling ramai kita temui sahabat-sahabat kita sedang berkampanye untuk memperkenalkan kandidatnya dan lewat cerita Whatsapp kita juga bisa mempromosikan antusiasme siswa untuk masing-masing calon yang kita publikasikan.

WhatsApps sebagai alat berkomunikasi.

Sangat banyak hal, entah apa saja itu. Entah itu soal cinta, pertemanan, organisasi atau problematika pribadi yang ini perlu sulit bagi kita, percayalah langsung ke pribadi atau banyak orang di sekitar kita dan cerita WhatApps lagi menjadi alat bantu untuk menambah sesuatu dengan harapan orang yang kita tuju / lihat melihat dan membacanya. Lebih suka jarang kita bertemu teman2ti kita yang sedang jatuh cinta mempublikasikan indah percintaanya mucul ditimeline cerita WhatApps dengan harapan mereka saling mendukung dan pasangan mereka melihat itu. Disisi lain, selain banyak peristiwa yang terjadi tentu saja media sosial sebagai zat netral juga tak selamanya positif dan romantis,Sering kita juga sering temui postingan cerita Whatsapp yang sifatnya saling menyindir atau sering netizen Melihat “nyinyir” yang dengan maksud status itu, orang yang dia sindir atau memiliki masalah dengan yang ditonton dan dia tau masing-masing . heuheu

Berikut beberapa spesifikasi terhadap fungsi dan romansa yang terjadi pada aplikasi yang sangat mudah digunakan dan digunakan orang banyak diseluruh dunia ini. Semoga kita lebih paham dengan apa pun kegunaan aplikasi media sosial dan bisa belajar menjadi netizen yang lebih bijak lagi. Media itu netral dan positif atau negatifnya nasibnya berada di jari kita. 

* Penulis adalah ketua PMII Rayon Syari’ah Komisariat UIN Walisongo Semarang *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *