MAPABA PMII Rayon Syariah sebagai Penerus Garis Pergerakan Mahasiswa

"Foto bersama Ketua PMII Rayon Syariah beserta Perwakilan PMII Komisariat Walisongo, Bima Sakti, Perwakilan PMII Cabang Kota, Semarang, Ri'yat, dan Wakil Dekan III FSH, Moh. Arifin"
“Foto bersama Ketua PMII Rayon Syariah beserta Perwakilan PMII Komisariat Walisongo, Bima Sakti, Perwakilan PMII Cabang Kota, Semarang, Ri’yat, dan Wakil Dekan III FSH, Moh. Arifin” (pmiirasya/syaifur).

pmiirasya.com – Guna meneruskan garis pergerakan mahasiswa , PMII Rayon Syariah Komisariat Walisongo menyelenggrakan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) 2017 dengan tema “Terciptanya Jiwa Nasionalis, Agamis, dalam Membentuk Kader Ulul Albab, yang Berhaluan ASWAJA” di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Boja Kendal, Jum’at (29/9).

Acara pembukaan kali ini dihadiri oleh Pengasuh Pondok Peaantren Miftahul Huda, K.H. Hasyim Masduki, Pembina PMII Rayon Syariah, Mohammad Arifin, PMII Cabang Kota Semarang, Ri’yat, dan PMII Komisariat Walisongo, Bima Sakti.

 

Ketua PMII Rayon Syariah Habby, Lutfi Ulul Arham mengatakan kader PMII harus menjadi insan pergerakan dan menentaskan kaum musta’afin serta harus menggelorakan cinta dalam PMII sekaligus setia dan jangan meninggalkan PMII.

“PMII merupakan wadah organisasi, dan didalamnya ada kader nahdiyin yang harus memegang Aswaja,” tutur perwakilan PMII Komisariat Walisongo, Bima Sakti.

Dia menambahkan pada musim ini banyak kelompok yang mengaku aswaja dan menjadi tugas kader PMII menegakan nahdiyah teguhkan pmii adalah jalan benar dan mengabdi untuk Tuhan.

Dalam sambutannya Wakil Dekan III FSH sekaligus Pembina PMII Rayon Syariah, Moh. Arifin megatakan ketika sudah masuk PMII, garis pergerakan anda jelas dan langkah kedepannya akan mudah.

“Mahasiswa harus ditopang dengan organisasi salah satunya dengan PMII agar bisa berkiprah diluar dan yang terpenting bisa membesarkan PMII,” tutup Moh. Arifin. (Syaifur/Rais).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *